September 1, 2026

Gus Kikin Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmat 2026–2031

IMG-20260831-WA0006

JOMBANG,suaranews.co – Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara resmi menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026–2031.

Keputusan tersebut dihasilkan melalui musyawarah dalam persidangan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026) pagi.

Penetapan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU menjadi salah satu keputusan penting dalam rangkaian Muktamar Nahdlatul Ulama.

Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah oleh para kiai yang tergabung dalam AHWA.

Dipilih Secara Mufakat dari Lima Calon

Dilansir dari NU Online, hasil musyawarah tersebut dibacakan oleh salah seorang anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, di hadapan para peserta Muktamar Nahdlatul Ulama.

Dalam pembacaan berita acara rapat, KH Anwar Iskandar menyampaikan bahwa AHWA sebelumnya telah mempertimbangkan lima nama calon yang diajukan dalam forum.

“Setelah melakukan musyawarah dari lima nama calon yang diajukan, maka anggota Ahlul Halli wal Aqdi secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026–2031,” kata KH Anwar Iskandar saat membacakan berita acara rapat AHWA.

Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031

Keputusan secara mufakat tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru PBNU di bawah Gus Kikin. Ia akan mengemban amanah sebagai Ketua Umum PBNU selama masa khidmat 2026–2031.

Penetapan itu sekaligus menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Gus Kikin diharapkan mampu menjaga kesinambungan khidmat Nahdlatul Ulama serta memperkuat kontribusi organisasi bagi umat, bangsa, dan negara.

Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz melalui musyawarah AHWA menegaskan tradisi mufakat dalam menentukan kepemimpinan PBNU.

Amanah tersebut kini berada di pundak Gus Kikin untuk membawa Nahdlatul Ulama menjalankan agenda organisasi selama lima tahun mendatang.

Sumber Foto: dokumentasi

Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co