October 4, 2026

Dari Masalah Menjadi Inovasi: Tim P3K Indofood Wujudkan Zero Return melalui GEMPAR

IMG-20261003-WA0032

PURWAKARTA,suaranews.co – Tim P3K (Pacu Prestasi Pasti Kuat) PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., Packaging Division Purwakarta, mengembangkan inovasi GEMPAR untuk mengatasi persoalan gulungan bahan kemasan yang tidak rata.

Perbaikan tersebut berhasil menekan pengembalian produk akibat masalah itu menjadi nol pada periode Juni–Juli 2026.

GEMPAR merupakan singkatan dari GErakan Mewujudkan roll PAsti Rata. Program ini menggabungkan perbaikan pengaturan mesin, penggunaan alat ukur digital, serta standardisasi pemeriksaan kualitas untuk menjaga konsistensi hasil produksi.

Tim P3K diketuai Anurido Muhfiq, S.M., dengan anggota Deni Kasi P, S.M.; Dimas Dwi Y, S.Psi.; Andreas C; dan Asep Maulana .

Berawal dari Persoalan Gulungan Kemasan

Berdasarkan data proyek Tim P3K, pada Januari–Mei 2026 tercatat pengembalian produk Oreo 8 Up sebesar 30,68 gulungan akibat kondisi gulungan yang tidak rata.

Persoalan tersebut menjadi perhatian karena kualitas gulungan bahan kemasan berperan penting dalam kelancaran proses pengemasan di sisi pelanggan.

Tim kemudian melakukan pengamatan dan analisis untuk menemukan penyebabnya.

Dari hasil analisis, tim menemukan ketidaksesuaian pengaturan mesin dan tekanan pada bagian tertentu yang memengaruhi hasil gulungan.

Temuan ini menjadi dasar pengembangan GEMPAR, dengan perbaikan yang diarahkan pada proses produksi sekaligus pemeriksaan kualitas.

Tim juga menyusun standar pemeriksaan yang lebih jelas dan memberikan panduan kepada operator agar pelaksanaannya konsisten.

Pemeriksaan Diperkuat dengan Alat Ukur Digital

Salah satu perubahan dalam GEMPAR adalah penggunaan Digital Inclinometer untuk mengukur kemiringan gulungan.

Sebelumnya, pemeriksaan banyak mengandalkan sentuhan tangan untuk menilai kerataan gulungan.

Metode tersebut memiliki keterbatasan karena hasil penilaian dapat berbeda antarpetugas.

Dengan alat ukur digital, pemeriksaan didukung angka sudut kemiringan yang dapat dibaca secara langsung.

Tim menetapkan kemiringan kurang dari satu derajat sebagai standar penerimaan, sedangkan gulungan yang melampaui batas perlu diperiksa lebih lanjut dan dipisahkan.

Dokumentasi pengujian dan hasil perbaikan juga dilengkapi kode QR untuk memudahkan akses terhadap informasi pendukung.

Capai Nol Pengembalian pada Juni–Juli 2026

Setelah perbaikan diterapkan dan dievaluasi, Tim P3K melaporkan keberhasilan mencapai target nol pengembalian atau zero return akibat gulungan tidak rata pada Juni–Juli 2026.

Capaian tersebut menunjukkan penurunan dari angka pengembalian yang tercatat pada Januari–Mei 2026.

Selama periode pencapaian target, tidak ditemukan pengembalian produk akibat persoalan gulungan tidak rata.

Hasil ini menjadi indikator bahwa perbaikan proses dan penguatan pemeriksaan kualitas mampu mengatasi masalah yang menjadi fokus proyek GEMPAR.

Standardisasi untuk Menjaga Hasil Perbaikan

Untuk mempertahankan hasilnya, tim menyusun standar kerja baru, memberikan panduan kepada operator, serta melakukan pemeriksaan berkala.

Langkah tersebut bertujuan menjadikan perbaikan sebagai bagian dari proses kerja sehari-hari, sehingga penerapannya terus berjalan setelah target proyek tercapai.

Berdasarkan perhitungan dalam proyek, GEMPAR memiliki potensi penghematan biaya sebesar Rp3.842.123 per tahun, dengan ROI 190,48 persen dan waktu pengembalian investasi 16 hari.

GEMPAR memperlihatkan bagaimana persoalan produksi dapat menjadi titik awal inovasi.

Melalui pengamatan lapangan, perbaikan proses, pengukuran digital, dan standardisasi kerja, Tim P3K berupaya menjaga kualitas produk sekaligus memberikan manfaat bagi perusahaan dan pelanggan.