October 17, 2026

Kabagren Polres Purwakarta Hadiri PPAB GMNI, Tekankan Peran Mahasiswa dalam Menjaga Persatuan Bangsa

IMG-20261017-WA0023

PURWAKARTA,suaranews.co – Peran mahasiswa sebagai penggerak perubahan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan menjadi sorotan dalam kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Purwakarta yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Sabtu (17/10/2026), pukul 19.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Purwakarta KOMPOL Dr. H. Iwan Rasiwan, S.H., M.H., hadir mewakili Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si., sekaligus memberikan sambutan kepada para peserta dan jajaran pengurus GMNI Purwakarta.

Kegiatan PPAB kali ini mengusung semangat gotong royong untuk memantapkan ideologi, kaderisasi, dan organisasi secara terstruktur, sistematis, dan masif dalam menjawab tantangan zaman.

Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya generasi muda dalam mengawal cita-cita Indonesia yang berdikari dalam bidang ekonomi, berkepribadian dalam kebudayaan, serta berdaulat dalam bidang politik.

Dalam sambutannya, KOMPOL Dr. H. Iwan Rasiwan menyampaikan bahwa tema dan cita-cita yang diusung dalam kegiatan tersebut memiliki relevansi dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Sejak masa perjuangan hingga reformasi, mahasiswa memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan sekaligus penjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Proklamasi Kemerdekaan 1945.

Ia juga menekankan bahwa GMNI sebagai wadah perjuangan intelektual muda yang berlandaskan Marhaenisme dan Pancasila memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga persatuan di tengah keberagaman serta mengawal terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga perlu menunjukkan kepedulian terhadap persoalan masyarakat, berani menyampaikan gagasan, serta menghadirkan solusi yang konstruktif bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Dalam kesempatan itu, ia turut menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan kalangan mahasiswa. Polri berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum secara adil, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai elemen, termasuk mahasiswa sebagai mitra strategis dalam kehidupan bermasyarakat.

Kritik dan pemikiran kritis mahasiswa, lanjutnya, merupakan bagian penting dalam membangun ruang dialog yang sehat serta mendorong perbaikan berkelanjutan. Karena itu, komunikasi yang terbuka, kolaborasi nyata, dan hubungan yang harmonis perlu terus diperkuat demi kemajuan Kabupaten Purwakarta dan Indonesia.

Kabagren Polres Purwakarta juga berharap kegiatan PPAB dapat melahirkan kader-kader muda yang memiliki wawasan kebangsaan, pemikiran kritis, serta semangat pengabdian kepada rakyat.

“Teruslah belajar, berjuang, dan mengabdi untuk rakyat. Jadilah generasi muda yang mampu menghadirkan gagasan cerdas, solusi konkret, serta menjaga semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si., terus mendorong terbangunnya komunikasi dan kolaborasi yang positif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan.

Hubungan yang baik antara Polri dan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sosial serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki ruang penting untuk berkontribusi dalam menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Polri terbuka untuk membangun komunikasi yang baik dengan kalangan mahasiswa. Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar, dan dapat menjadi kekuatan apabila disampaikan secara konstruktif, dengan tetap mengedepankan persatuan, ketertiban, serta kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat serta mendukung program Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Hengki, S.I.K., M.H., melalui JABAR AMAN (Antisipatif, Modern, Akuntabel, Nurani).

Sinergi antara kepolisian dan mahasiswa diharapkan terus berkembang menjadi kemitraan yang terbuka, kritis, dan konstruktif demi terwujudnya masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.

Polisi Bersama Masyarakat. Salam Polisi!