July 15, 2026

Hajar Prancis 2-0, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Sejarah

prancis-vs-spanyol-1784057939818_169

Texas, suaranews.co – Tim nasional Spanyol sukses mengamankan tiket pertama ke babak final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0. Laga semifinal yang berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB ini sepenuhnya menjadi panggung pertunjukan taktik berkelas dari La Furia Roja.

Dua gol kemenangan skuad asuhan Luis de la Fuente dicetak oleh eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan tendangan akurat bek kanan Pedro Porro di menit ke-58.

Kemenangan ini tidak hanya membawa Spanyol ke partai puncak untuk kedua kalinya sepanjang sejarah sejak 2010, tetapi juga menorehkan tinta emas lewat dua rekor baru yang spektakuler.

Dua Rekor Baru Spanyol di Panggung Dunia

Berdasarkan data statistik, Spanyol menunjukkan dominasi yang luar biasa sepanjang turnamen di Amerika Utara ini:

Raja Fase Gugur Turnamen Besar: Spanyol menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola yang mampu memenangi delapan pertandingan fase gugur (knockout) secara beruntun di turnamen mayor (gabungan Piala Dunia dan Euro).

Tembok Pertahanan Kokoh (Clean Sheet): La Furia Roja resmi menjadi tim pertama sepanjang sejarah Piala Dunia yang berhasil mencatatkan enam kali clean sheet (nirbobol) dalam satu edisi turnamen. Sejauh ini, gawang Unai Simon baru kebobolan dua gol, menyamai rekor defensif terbaik milik Prancis (1998), Italia (2006), dan Spanyol sendiri saat menjuarai Piala Dunia 2010.

Jalannya Pertandingan: Mbappe Dibuat Mati Kutu

Pertandingan sejatinya dimulai dengan Prancis yang sedikit lebih diunggulkan. Namun, kreativitas lini serang Spanyol terbukti lebih mematikan. Sehari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19, winger muda Lamine Yamal melakukan penetrasi berbahaya sebelum akhirnya dijatuhkan oleh Lucas Digne di kotak terlarang pada menit ke-21.

Mikel Oyarzabal yang maju sebagai algojo sukses mengecoh kiper Prancis, Mike Maignan. Gol ini sekaligus menjadi gol ke-30 Oyarzabal bersama timnas, membuatnya masuk dalam jajaran elite pencetak gol terbanyak sepanjang masa Spanyol.

Di babak kedua, Spanyol menggandakan keunggulan. Melalui skema kerja sama satu-dua yang apik dengan Dani Olmo, Pedro Porro melepaskan tembakan mendatar ke pojok bawah gawang Prancis yang mengubah skor menjadi 2-0. Porro pun dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Player of the Match) dalam laga ini.

Taktik pressing ketat yang diterapkan Luis de la Fuente membuat lini serang Prancis frustrasi. Kapten sekaligus top skor sementara Prancis, Kylian Mbappe, bahkan dibuat tidak berkutik dan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) ke gawang Spanyol berkat kawalan ketat Marc Cucurella dan kokohnya pertahanan Spanyol.

Reaksi dari Lapangan

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap performa anak asuhnya pascapertandingan.

“Kami memulai perjalanan ini hampir empat tahun lalu dengan sebuah gagasan, dan kami tetap setia pada gagasan tersebut hingga membawa kami ke titik ini. Hari ini kami menghadapi salah satu tim nasional terbaik di dunia, tetapi di hadapan mereka berdiri tim terbaik di dunia. Itulah perbedaannya,” ujar De la Fuente.

Senada dengan sang pelatih, Pedro Porro menyebut pencapaian ini bak mimpi yang menjadi kenyataan. “Ini melampaui apa yang pernah saya bayangkan. Kami memainkan pertandingan yang luar biasa dan melakukan semua yang diperlukan untuk mencapai final. Ini adalah pencapaian tim,” ungkap sang bek kanan.

Menuju Partai Puncak

Dengan hasil ini, Prancis harus puas bertanding memperebutkan tempat ketiga pada hari Sabtu mendatang. Sementara itu, Spanyol kini bertengger di peringkat 1 ranking FIFA menggeser Prancis.

Spanyol kini tinggal menunggu calon lawan mereka di partai final, yakni pemenang antara laga sengit Inggris vs Argentina. Laga final Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan akan digelar di New York New Jersey Stadium pada Minggu malam waktu setempat.