Gaul Boleh, Salah Langkah Jangan, KKN Universitas Kartamulia Edukasi Pelajar MTs Nurul Huda
PURWAKARTA,suaranews.co – Pergaulan dan perkembangan teknologi telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan remaja.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas Kartamulia Purwakarta menggelar talk show edukatif bertajuk “Gaul Boleh, Salah Langkah Jangan!”
Kegiatan yang berlangsung di MTs Nurul Huda, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu, 26 Agustus 2026, itu membekali para pelajar dengan pemahaman mengenai pergaulan sehat, penggunaan media sosial secara bijak, serta konsekuensi dari setiap keputusan yang mereka ambil.
Talk show tersebut menjadi salah satu program kerja KKN Kelompok 5 Universitas Kartamulia yang mengusung semangat DIKTISAINTEK Berdampak.
Kegiatan dirancang sebagai ruang diskusi yang dekat dengan persoalan remaja, mulai dari pergaulan, perkembangan teknologi, penggunaan media sosial, hingga pencegahan perilaku berisiko.
Mahasiswa KKN tidak bermaksud membatasi para pelajar dalam bergaul maupun mengikuti perkembangan zaman.
Sebaliknya, kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu mereka mengenali batasan, mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan, serta mengambil keputusan secara lebih bijaksana.
Bergaul Tanpa Mengabaikan Masa Depan
Ketua KKN Kelompok 5 Universitas Kartamulia, Rizal Pratama Dewa, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh kehidupan remaja yang kini semakin dekat dengan lingkungan pergaulan dan kemajuan teknologi.
“Kegiatan ini sebenarnya kami buat karena melihat anak-anak remaja sekarang memang tidak bisa dipisahkan dari pergaulan dan perkembangan teknologi. Jadi, kami mengambil kegiatan talk show dengan tema ‘Gaul Boleh, Salah Langkah Jangan!’,” kata Rizal.
Ia menegaskan, kegiatan itu tidak ditujukan untuk melarang siswa bergaul, berekspresi, ataupun mengikuti perkembangan zaman.
Para pelajar justru diajak untuk memahami batasan dan mempertimbangkan setiap keputusan yang akan diambil.
“Intinya, kami tidak ingin melarang mereka untuk bergaul atau mengikuti perkembangan zaman, tetapi lebih kepada bagaimana mereka bisa tetap mengetahui batas dan bijak dalam mengambil keputusan,” ujarnya.
Perwakilan KKN Kelompok 5, M. Husain Mujiono, turut menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk mendorong siswa tetap aktif, kreatif, dan ekspresif tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan masa depan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak adik-adik untuk tetap gaul, ekspresif, dan kreatif, tetapi tetap memahami batasan dalam bergaul sehingga tidak mengambil keputusan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masa depan,” ujar M. Husain Mujiono, sebagaimana dilaporkan Harian Murba.
Dikaji dari Berbagai Bidang Keilmuan
Rizal menambahkan, talk show tersebut melibatkan mahasiswa dari lintas program studi.
Dengan pendekatan itu, persoalan yang dihadapi remaja dapat dibahas secara lebih menyeluruh dari berbagai sudut pandang.
“Karena kegiatan ini lintas program studi, kami mencoba melihat permasalahan remaja dari beberapa sisi. Ada dari hukum, kesehatan dan olahraga, manajemen, sampai penggunaan teknologi dan media sosial,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak membahas berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pola pergaulan, penggunaan media sosial secara bertanggung jawab, pencegahan perundungan atau bullying, serta pentingnya mengembangkan prestasi akademik dan nonakademik.
“Harapannya, anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi bisa lebih sadar bahwa setiap pilihan yang mereka ambil, sekecil apa pun, pasti memiliki konsekuensi,” tambah Rizal.
Siswa Antusias Mengikuti Diskusi

Talk show berlangsung secara interaktif. Para siswa mengikuti sesi diskusi dengan antusias serta aktif menyampaikan pertanyaan dan pendapat mengenai materi yang dibahas.
Pihak MTs Nurul Huda juga menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.
Edukasi itu diharapkan membantu para pelajar memahami tantangan pergaulan di era digital serta membentuk sikap yang lebih bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Melalui talk show “Gaul Boleh, Salah Langkah Jangan!”, KKN Kelompok 5 Universitas Kartamulia berharap para siswa MTs Nurul Huda mampu membangun pergaulan yang sehat, memanfaatkan media sosial dengan bijak, serta mempertimbangkan konsekuensi dari setiap keputusan.
Selama melaksanakan KKN di Desa Tegalsari pada 2026, mahasiswa Universitas Kartamulia Purwakarta berkomitmen menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang pendidikan, kebersihan, dan pemberdayaan pemuda.
Sumber Foto: dokumentasi KKN Desa Tegalsari
Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co
