Kanaya Whu Berpulang, Kirana Putri Anandita Diusulkan Jadi Penerus Vokalis EMKA 9
PURWAKARTA, suaranews.co – Dunia seni Jawa Barat, khususnya Kabupaten Purwakarta, kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Kanaya Whu, vokalis grup musik EMKA 9 yang dikenal melalui lagu “Rindu Purnama”, dikabarkan meninggal dunia.
Kepergian Kanaya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama musisi, dan masyarakat yang mengenal kiprahnya.
Di tengah suasana kehilangan tersebut, muncul usulan agar Kirana Putri Anandita menjadi penerus Kanaya di EMKA 9.
Kabar wafatnya Kanaya Whu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), melalui platform media sosialnya. Kanaya kemudian dimakamkan di Tasikmalaya.
Meski dimakamkan di Tasikmalaya, perjalanan hidup dan karier Kanaya memiliki hubungan erat dengan Kabupaten Purwakarta.
Ia tumbuh besar di daerah tersebut dan mengembangkan kemampuan bernyanyinya hingga dikenal sebagai salah satu talenta berbakat.
Perjalanan Kanaya dari Panggung Lokal hingga EMKA 9
Bakat Kanaya telah terlihat sejak mengikuti kejuaraan All Star Singers yang diselenggarakan HAPMI Purwakarta pada 2007. Dalam ajang tersebut, Kanaya berhasil meraih posisi kedua.
Prestasi itu menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya. Kanaya kemudian direkrut oleh Kang Dedi Mulyadi sebagai vokalis EMKA 9.
Nama Kanaya semakin dikenal publik setelah membawakan lagu “Rindu Purnama” karya KDM.
Lagu tersebut sempat viral dan memperluas pengenalan masyarakat terhadap sosok serta kemampuan vokalnya.
Founder BELA PURWAKARTA, Aa Komara, turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Kanaya.
Ia mengenang almarhumah sebagai sosok muda dengan kemampuan bernyanyi yang luar biasa.
“Saya mengenal Kanaya sebagai sosok muda yang berbakat sejak almarhumah mengikuti kontes kejuaraan menyanyi yang diselenggarakan HAPMI Purwakarta. Talentanya memang luar biasa. Semoga almarhumah ditempatkan di tempat yang terindah di sisi-Nya,” ujar Aa Komara.
Kirana Putri Anandita Diusulkan sebagai Penerus
Setelah Kanaya berpulang, Aa Komara merekomendasikan Kirana Putri Anandita untuk menjadi penerus vokalis EMKA 9.
Kirana merupakan warga Kecamatan Campaka yang pernah mengharumkan nama Purwakarta setelah berhasil menembus babak final Indonesia Idol pada 2021.
Menurut Aa Komara, perekrutan Kirana dapat menjadi langkah untuk menjaga keberlanjutan talenta Purwakarta yang telah berprestasi di dunia tarik suara.
“Kanaya kini telah berpulang menghadap Sang Ilahi. Sebagai penerus Kanaya di EMKA 9, kami merekomendasikan agar KDM merekrut Kirana Putri Anandita, warga Kecamatan Campaka, yang pernah mengharumkan nama Purwakarta ketika berhasil menembus babak final Indonesia Idol tahun 2021,” tuturnya.
Ia menilai, kesempatan tersebut dapat menjadi saluran yang tepat bagi talenta lokal agar terus berkembang dan diberdayakan secara berkelanjutan.
Usulan serupa disampaikan Ketua KPAI Kabupaten Purwakarta, Dandi Prima Kusumah.
Selain menyampaikan duka cita, Dandi menilai Kirana memiliki potensi untuk melanjutkan kiprah Kanaya bersama EMKA 9.
“Saya turut berduka cita atas wafatnya Kanaya, salah satu talenta kebanggaan Purwakarta. Saya sependapat dengan usulan Kang Aa Komara, kiranya Kirana berpotensi menjadi penerus Kanaya di EMKA 9,” kata Dandi.
Menurutnya, pemberian ruang kepada figur muda berprestasi seperti Kirana penting untuk menjaga keberlanjutan potensi generasi Purwakarta.
Langkah tersebut juga dinilai dapat memotivasi anak-anak di daerah itu agar terus mengembangkan kemampuan dan berfokus pada prestasi.
“Hal ini sangat baik dalam konteks menjaga keberlangsungan potensi generasi muda yang telah menunjukkan prestasinya, seperti Kirana, agar masa depannya dalam dunia menyanyi terus terwadahi. Dengan demikian, hal ini dapat memotivasi anak-anak Purwakarta untuk fokus ke dunia prestasi dan ada barometer bahwa setiap prestasi mereka akan memiliki prospek yang positif bagi pengembangan karier profesionalnya di masa depan,” ujarnya.
Kepergian Kanaya Whu menjadi kehilangan besar bagi dunia seni Purwakarta.
Namun, jejak prestasi dan karya yang ditinggalkannya diharapkan terus hidup, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi penerus yang mampu membawa nama Purwakarta ke panggung yang lebih luas.
Sumber Foto: Aa Komara
Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co
