Majelis Rakyat Edisi Kelima, Pemuda Purwakarta Bedah Persoalan Ekologi dan Rumuskan Solusi Bersama
PURWAKARTA,suaranews.co – Pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Purwakarta kembali bertemu dalam forum Majelis Rakyat edisi kelima yang mengangkat tema “Solusi dari Ekologi?”.
Kegiatan tersebut digelar di Nian Space, Jumat malam (18/9/2026), mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Forum ini menjadi ruang terbuka bagi generasi muda untuk menyuarakan pandangan, membedah berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat, serta mencari solusi terbaik melalui diskusi dan kolaborasi.
Pembahasan mengenai ekologi dalam Majelis Rakyat tidak hanya berfokus pada kondisi alam.
Isu tersebut juga berkaitan dengan keberlangsungan ruang hidup, kebijakan, kesadaran masyarakat, serta masa depan generasi berikutnya.
Melalui diskusi publik ini, peserta diajak memahami persoalan ekologis secara lebih luas dan kritis.
Mereka juga didorong untuk tidak berhenti pada penyampaian keresahan, tetapi ikut merumuskan gagasan dan langkah nyata yang dapat dilakukan bersama.
Hadirkan Tiga Pemantik Diskusi
Majelis Rakyat edisi kelima menghadirkan tiga pemantik diskusi dari latar belakang berbeda, yakni Soni H selaku Duta Baca Jawa Barat, Tum Agit dari Green Action Purwakarta, serta Tedi AR dari Divisi PTM BEM PEI.
Ketiga pembicara tersebut membedah persoalan ekologi melalui perspektif literasi, gerakan lingkungan, kepemudaan, dan peran mahasiswa.
Kehadiran mereka turut membuka ruang pertukaran gagasan mengenai tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Kegiatan yang terbuka untuk umum dan tidak memungut biaya masuk tersebut memberikan kesempatan kepada pemuda dan mahasiswa untuk menyampaikan pandangan serta keresahan yang mereka temukan di lingkungan sekitar.
Setiap pendapat yang muncul dalam forum diharapkan dapat berkembang menjadi gagasan yang relevan, realistis, dan mampu mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.
Memasuki Pertemuan Kelima
Majelis Rakyat kali ini merupakan penyelenggaraan kelima.
Kegiatan tersebut diagendakan berlangsung secara rutin setiap malam Sabtu sebagai ruang pertemuan bagi pemuda, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat.
Meskipun dilaksanakan secara rutin, pembahasan yang diangkat akan berbeda pada setiap pertemuan.
Tema diskusi disesuaikan dengan isu dan persoalan yang berkembang serta dinilai dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dengan topik yang terus berganti, Majelis Rakyat diharapkan tetap relevan dan mampu menampung berbagai pandangan generasi muda.
Forum ini juga tidak hanya terbatas pada persoalan ekologi, tetapi dapat membahas beragam isu sosial, kepemudaan, dan kemasyarakatan pada pertemuan berikutnya.
Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Pemuda
Selain menjadi tempat menyampaikan gagasan, Majelis Rakyat juga diharapkan mempererat silaturahmi antarpemuda, mahasiswa, komunitas, dan organisasi yang terlibat.
Pertemuan rutin tersebut membuka peluang terbentuknya kolaborasi dalam mengkaji persoalan publik sekaligus mencari solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Para mahasiswa berharap Majelis Rakyat terus berlanjut dan berkembang sebagai ruang diskusi yang sehat, terbuka, dan produktif.
Keberlanjutan kegiatan dinilai penting untuk menjaga budaya bertukar pikiran serta memperkuat jejaring antargenerasi muda di Purwakarta.
Majelis Rakyat edisi kelima menegaskan bahwa persoalan ekologi tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
Pemuda, mahasiswa, komunitas, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran untuk menjaga lingkungan, membangun kesadaran, serta mendorong lahirnya solusi yang dapat dijalankan bersama.
Dengan tema berbeda pada setiap pertemuan, Majelis Rakyat diharapkan terus menjadi ruang bagi generasi muda Purwakarta untuk menyuarakan gagasan, mempererat silaturahmi, dan membangun kolaborasi dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Sumber Foto: Dokumentasi Nian Space
Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co
