Golkar Purwakarta Tebar Semangat “Ngahadean” lewat Aksi Jumat Berbagi
PURWAKARTA,suaranews.co – DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan Jumat Berbagi.
Dalam kegiatan yang berlangsung di sekitar Kantor DPD Golkar Purwakarta, Jumat (18/9/2026), nasi kuning dibagikan kepada masyarakat yang sedang bekerja dan beraktivitas.
Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari semangat Golkar Jabar Ngahadean, sebuah filosofi yang mengajak seluruh kader untuk menghadirkan kebaikan melalui tindakan sederhana, konsisten, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pembagian nasi kuning menyasar sejumlah kalangan, di antaranya pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan kota (angkot), serta warga lainnya yang melintas dan beraktivitas di sekitar Kantor DPD Golkar Kabupaten Purwakarta.
Kegiatan itu tidak hanya dimaknai sebagai pembagian makanan.
Lebih dari itu, Jumat Berbagi menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana.
Ngahadean Diterjemahkan dalam Tindakan Nyata
Pengurus Golkar Kabupaten Purwakarta, Gilang Prawira Kusumah, mengatakan bahwa filosofi Golkar Jabar Ngahadean mendorong kader dan pengurus untuk membangun kebiasaan berbuat baik serta memperkuat kepedulian sosial.
“Ngahadean itu filosofi tentang bagaimana kita membiasakan diri untuk berbuat baik. Bukan hanya berbicara tentang kebaikan, tetapi bagaimana kebaikan itu diwujudkan dalam tindakan dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Gilang.
Menurutnya, kegiatan Jumat Berbagi menjadi salah satu cara sederhana untuk menerjemahkan semangat tersebut.
Nasi kuning yang diberikan tidak hanya menjadi makanan, tetapi juga simbol perhatian, kebersamaan, dan silaturahmi dengan masyarakat.
“Ketika kita berbagi, yang diberikan bukan hanya nasi. Ada perhatian, ada silaturahmi, dan ada pesan bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri. Kita ingin semangat Ngahadean ini tumbuh menjadi budaya, yaitu budaya untuk selalu mencari ruang dalam setiap kesempatan untuk melakukan kebaikan,” katanya.
Apresiasi bagi Masyarakat yang Terus Beraktivitas
Gilang menjelaskan, pemilihan pengemudi ojol, sopir angkot, dan masyarakat yang sedang bekerja sebagai penerima mencerminkan perhatian kepada mereka yang menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari di Purwakarta.
“Bagi kami, mereka adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Mereka bekerja, melayani mobilitas masyarakat, dan terus beraktivitas. Jumat Berbagi ini menjadi bentuk sederhana apresiasi sekaligus kepedulian kepada mereka,” ungkapnya.
Semangat Golkar Jabar Ngahadean, lanjut Gilang, juga menjadi ajakan untuk menjadikan kebaikan sebagai kebiasaan.
Kebaikan tidak dibatasi ruang dan waktu serta tidak harus menunggu tersedianya kemampuan besar.
“Kebaikan tidak mengenal batas ruang dan waktu serta tidak harus menunggu kemampuan karena dari hal kecil, dilakukan dengan konsisten, mudah-mudahan bisa memberikan dampak yang lebih luas,” tutur Gilang.
Melalui kegiatan Jumat Berbagi, DPD Golkar Purwakarta berharap semangat Ngahadean terus tumbuh dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Sebab, nilai sebuah kebaikan tidak hanya terletak pada apa yang diberikan, tetapi juga pada kepedulian yang ditanamkan dan manfaat yang ditinggalkan.
Sumber Foto: Dokumentasi kegiatan Jumat Berbagi DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta
Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co
