Festival Pena dan Lensa Dorong Kreativitas Anak Muda Purwakarta
PURWAKARTA, suaranews.co – Festival Pena dan Lensa menjadi ruang untuk menyoroti potensi kreativitas anak muda Purwakarta di tengah pesatnya digitalisasi. Koordinator umum festival menekankan pentingnya mengubah ide, kekayaan budaya, pengalaman hidup, dan keresahan sosial menjadi karya yang bermakna bagi masyarakat.
Dalam pernyataannya, koordinator umum mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi konsumen perkembangan zaman. Anak muda juga perlu mengambil peran sebagai pencipta yang mampu menghadirkan gagasan dan karya melalui berbagai ruang ekspresi.
“Di tengah derasnya arus digitalisasi, ketika informasi bergerak begitu cepat dan teknologi terus berkembang, kita dihadapkan pada sebuah pertanyaan: apakah kita hanya akan menjadi konsumen zaman, atau berani menjadi pencipta yang memberikan makna bagi zaman?”
Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi perubahan teknologi. Kreativitas tidak cukup berhenti sebagai gagasan, tetapi perlu dikembangkan dan disampaikan kepada masyarakat melalui karya.
Mengembangkan Potensi Anak Muda melalui Karya
Koordinator umum menilai anak muda Purwakarta memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui beragam bentuk kreativitas. Kekayaan budaya, pengalaman hidup, serta persoalan sosial dapat menjadi bahan untuk melahirkan karya yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Saya percaya, anak muda Purwakarta memiliki potensi besar untuk menjawab pertanyaan itu. Kita memiliki kekayaan budaya, pengalaman hidup, keresahan sosial, serta kreativitas yang tidak boleh berhenti hanya sebagai ide. Semua itu harus menemukan ruang untuk tumbuh, dirawat, dan disampaikan kepada masyarakat melalui karya-karya yang bermakna.”
Pesan tersebut menempatkan ruang berekspresi sebagai bagian penting dalam pengembangan kreativitas generasi muda. Melalui karya, anak muda memiliki kesempatan untuk menyampaikan gagasan, merekam pengalaman, serta mengangkat persoalan yang berkembang di lingkungan mereka.
Sejumlah Unsur Pemerintahan dan Komunitas Hadir
Berdasarkan daftar kehadiran yang diberikan, kegiatan ini dihadiri Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Purwakarta, H. Dicky Darmawan, S.H., M.Hum., yang membidangi pemerintahan dan kesejahteraan rakyat.
Sejumlah pihak lain yang tercantum dalam daftar tersebut meliputi Kepala Bidang Kepemudaan, Kepala Bidang Pembinaan, Pelestarian, dan Pengembangan Kearsipan, Zusyef Gunawan, Ketua Ekonomi Kreatif (Ekraf), serta founder Kopel dan founder Intiporia.
Kehadiran unsur pemerintahan dan komunitas tersebut tercatat dalam bahan peliputan yang tersedia. Namun, peran masing-masing pihak dalam rangkaian acara serta bentuk dukungan atau program yang dibahas belum dijelaskan secara terperinci.
Festival Pena dan Lensa, sebagaimana ditunjukkan dalam dokumentasi kegiatan, mempertemukan peserta dalam suasana kebersamaan. Informasi mengenai tanggal pelaksanaan, lokasi lengkap, rangkaian acara, serta hasil konkret kegiatan masih perlu dilengkapi untuk memberikan gambaran yang lebih utuh kepada pembaca.
