November 4, 2026

Isu Petinggi Polri Ditahan, Kadiv Humas: Nanti Ada Saatnya

69df8d9729088-1

JAKARTA, suaranews.co – Isu penangkapan sejumlah petinggi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk perwira berpangkat jenderal, di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, menjadi perhatian publik pada Selasa (3/11/2026).

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, belum memberikan penjelasan terperinci mengenai kabar tersebut. Ia meminta awak media menunggu waktu penyampaian informasi resmi.

“Nanti ada saatnya. Saya paham lah, dengar lagi. Nanti ada saatnya. Mungkin ndak lama lagi lah. Oke iya, makasih ya,” ujar Johnny saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026), sebagaimana dikutip Catrawarta.

Johnny kembali tidak memberikan penjelasan lebih lanjut ketika ditanya mengenai kabar penangkapan sejumlah petinggi Polri.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri dalam pemberitaan AFU.id juga menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami dan memeriksa kebenaran informasi yang beredar. Polri belum mengungkap identitas maupun jumlah personel yang dimaksud.

Dugaan Penyadapan hingga Korupsi Beredar

Di tengah belum adanya keterangan resmi, sejumlah informasi mengenai dugaan perkara yang melibatkan petinggi Polri mulai beredar.

Catrawarta melaporkan bahwa informasi yang berkembang menyebut pengamanan sejumlah perwira berkaitan dengan dugaan penyadapan. Namun, muncul pula kabar lain yang mengaitkannya dengan dugaan tindak pidana korupsi.

AFU.id sebelumnya memberitakan dugaan penyadapan terkoordinasi terhadap pejabat tinggi negara. Sumber media tersebut mengklaim Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya termasuk pihak yang menjadi sasaran penyadapan.

Dalam laporan itu, seorang perwira tinggi berinisial AS disebut mengoordinasikan aktivitas tersebut. Sumber AFU.id juga mengklaim sejumlah perwira telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua.

Namun, klaim tersebut belum disertai konfirmasi resmi kepolisian dalam bahan pemberitaan yang tersedia.

Keterangan Mengenai Status Jenderal L Berbeda

Informasi mengenai keberadaan dan status jenderal polisi aktif berinisial L juga menjadi perhatian.

Aktual.com memberitakan bahwa jenderal tersebut sempat diamankan dan dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua bersama sejumlah perwira tinggi lainnya. Namun, media tersebut menyebut L telah dibebaskan dan meninggalkan lokasi.

Sementara itu, AFU.id menyebut L telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi belum ditahan. Kedua pemberitaan tersebut belum memberikan kepastian yang dapat memastikan status hukum maupun keberadaan yang bersangkutan.

Catrawarta sendiri menyebut kabar mengenai sejumlah perwira yang diamankan masih berkembang di media sosial. Media tersebut juga mencatat belum adanya penjelasan resmi mengenai identitas personel dan perkara yang diduga melibatkan mereka.

Hingga ketiga pemberitaan tersebut diterbitkan pada Selasa (3/11/2026), Mabes Polri belum mengumumkan secara resmi identitas para perwira maupun kepastian perkara yang dikaitkan dengan isu penahanan tersebut.

Pernyataan Johnny Eddizon Isir bahwa akan ada waktunya untuk memberikan penjelasan menjadi keterangan terbaru dari pihak kepolisian yang dimuat dalam bahan pemberitaan tersebut.