Muswil VII KAHMI Jabar 2026, Om Zein Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Kader Purwakarta
BANDUNG, suaranews.co – Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan. Agenda yang berlangsung di Grand Asrilia Hotel Convention & Restaurant, Bandung, pada 7–9 Agustus 2026 itu menandai berlanjutnya kiprah kader asal Purwakarta di jajaran kepemimpinan KAHMI Jawa Barat.
Salah satu nama yang masuk dalam Presidium MW KAHMI Jawa Barat periode 2026–2031 adalah Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein. Kehadirannya melanjutkan jejak kader Purwakarta yang sebelumnya turut mewarnai kepemimpinan organisasi alumni HMI di tingkat Jawa Barat.
Muswil VII KAHMI Jawa Barat bukan sekadar forum pergantian kepengurusan. Agenda lima tahunan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat konsolidasi alumni, merumuskan arah organisasi, membangun gagasan bagi pembangunan Jawa Barat, sekaligus menentukan jajaran presidium untuk periode lima tahun mendatang.
Muswil tahun ini mengusung tema “Transformasi Keumatan Menuju Jawa Barat Istimewa”. Pembukaan berlangsung pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, dan dihadiri jajaran Presidium Nasional KAHMI, pengurus wilayah serta perwakilan pengurus daerah dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Tiga Periode, Kader Purwakarta Warnai Kepemimpinan KAHMI Jabar
Dalam tulisan Dr. Dede Supendi, M.Pd. yang diterbitkan RMOLJabar.id, disebutkan bahwa keterlibatan Om Zein dalam Presidium MW KAHMI Jawa Barat melanjutkan rangkaian kader asal Purwakarta yang mendapat kepercayaan di tingkat wilayah. Sebelumnya terdapat Dedi Mulyadi pada periode 2016–2021 dan Suherman Saleh pada periode 2021–2026.
Dede menilai keberlanjutan tersebut tidak terlepas dari proses kaderisasi, pengalaman organisasi, serta kemampuan para kader membangun komunikasi dan kolaborasi. Purwakarta sendiri memiliki jejak panjang dalam perjalanan HMI, termasuk Dedi Mulyadi yang pernah tercatat sebagai Ketua Umum pertama HMI Cabang Purwakarta periode 1994–1995.
Om Zein juga memiliki latar belakang dalam organisasi tersebut. Sebelum menjabat Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum HMI Cabang Purwakarta periode 1997–1998. Pengalaman itu menjadi bagian dari perjalanan organisasinya hingga kini dipercaya masuk dalam Presidium MW KAHMI Jawa Barat periode 2026–2031.
Presidium Diisi Tokoh dari Beragam Latar Belakang
Komposisi Presidium MW KAHMI Jawa Barat periode 2026–2031 juga memperlihatkan keterwakilan sejumlah sektor. Selain Saepul Bahri Binzein, jajaran presidium yang disebut dalam laporan RMOLJabar.id antara lain Ahmad Hidayat, Suprih Rozikin, Dodi Ferdiana Kusnandar, Agus Asri Sabana, Husni Farhani M., dan Prof. Dr. H. Ahmad Sarbini. Mereka berasal dari latar belakang politik, birokrasi, profesional hingga akademik.
Sebelum Muswil berlangsung, panitia seleksi mengumumkan 16 calon presidium yang lolos verifikasi untuk memperebutkan tujuh posisi. Para kandidat berasal dari berbagai unsur, mulai dari profesional, birokrat, politisi, pengusaha, akademisi hingga aktivis daerah.
Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi, kepemimpinan baru KAHMI Jawa Barat juga menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dalam tulisannya, Dede Supendi mendorong KAHMI agar tidak hanya menjadi ruang silaturahmi alumni, tetapi turut menjadi pusat gagasan, mitra kritis pemerintah dan penggerak kolaborasi dalam menjawab persoalan masyarakat Jawa Barat.
Muswil VII KAHMI Jawa Barat menjadi awal perjalanan kepemimpinan organisasi untuk periode 2026–2031. Masuknya Om Zein dalam jajaran presidium sekaligus memperpanjang kiprah kader Purwakarta di tingkat MW KAHMI Jawa Barat, dengan tantangan berikutnya adalah menerjemahkan kekuatan jaringan alumni menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Sumber Foto: Pikiran Rakyat Jabar
Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co dari laporan asli berjudul “Estafet Kepemimpinan KAHMI Jawa Barat: Dari Purwakarta untuk Jawa Barat” karya Dr. Dede Supendi, M.Pd. yang tayang di RMOLJabar.id pada 8 Agustus 2026.
