NasDem Purwakarta Gelar Khitanan Massal untuk Sekitar 160 Anak, Libatkan 40 Tenaga Medis
PURWAKARTA, suaranews.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Purwakarta menggelar khitanan massal di kantor DPD setempat, Minggu (11/10/2026).
Sekitar 160 anak terdata sebagai peserta dalam kegiatan yang melibatkan sekitar 40 tenaga medis tersebut.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Purwakarta, A.A. Yadi Rusmayadi, mengatakan peserta berasal dari berbagai wilayah di Purwakarta.
Menurutnya, hampir seluruh kecamatan terwakili dalam kegiatan tersebut.
Yadi menjelaskan, jumlah peserta masih berpotensi bertambah karena ada anak-anak yang datang langsung pada hari pelaksanaan.
Berdasarkan bahan peliputan, kegiatan itu dihadiri kurang lebih 500 orang, termasuk keluarga peserta dan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Purwakarta. Kami berharap kegiatan ini bisa semakin mendekatkan Partai NasDem dengan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” ungkap Yadi.
Selain pelayanan khitanan, panitia menyiapkan bingkisan untuk dibawa pulang oleh peserta.
Panitia juga menyediakan panggung bagi keluarga yang ingin mengabadikan momen bersama anak-anak mereka.
Membantu Keluarga Peserta
Ketua Garnita Malahayati NasDem Kabupaten Purwakarta, Hj. Nina Fatimah, S.E., mengatakan khitanan massal merupakan bagian dari kegiatan sosial untuk membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan khitanan bagi anak-anak mereka.
Ia menyebut kegiatan tersebut melanjutkan rangkaian program sosial setelah pelaksanaan nikah massal sehari sebelumnya.
“Di Garnita Malahayati, kemarin kita melaksanakan nikah massal dan alhamdulillah berjalan lancar. Hari ini kita dipertemukan kembali dalam kegiatan khitanan massal. Ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kita kepada masyarakat Purwakarta,” ujarnya.
Nina menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memberikan manfaat bagi anak-anak peserta.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan sosial tersebut.
“Semoga kelak anak-anak yang mengikuti khitanan massal ini tumbuh menjadi anak-anak yang saleh, bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi orang-orang besar yang membawa kebaikan bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Menurut Nina, kehadiran partai politik perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ia berharap jangkauan program sosial tersebut dapat diperluas.
“Kami berharap hubungan Partai NasDem dengan masyarakat Purwakarta semakin erat. Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dan menjangkau masyarakat yang lebih luas,” tambahnya.
Dorong Kehadiran Partai di Luar Masa Pemilu
Luthfi Bamala dari bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW Partai NasDem Jawa Barat turut menyampaikan sambutan.
Ia mengapresiasi jajaran DPD NasDem Purwakarta atas penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga.
Dalam sambutannya, Luthfi mengaitkan keberlanjutan kegiatan sosial dengan upaya membangun dukungan masyarakat menuju 2029. Ia menekankan bahwa partai politik perlu hadir secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar dan semangat kita menuju 2029 nanti. Karena tidak akan ada kemenangan kalau kita hanya diam-diam saja. Sejatinya, partai politik itu tidak hanya hadir ketika musim pemilu, tetapi harus terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Luthfi juga menyampaikan terima kasih kepada peserta dan keluarga yang hadir. Ia berharap anak-anak yang mengikuti khitanan massal dapat tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rangkaian pembukaan kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Partai NasDem, serta sambutan para perwakilan partai. Luthfi kemudian secara resmi membuka kegiatan khitanan massal tersebut.
Pelaksanaan khitanan massal ini menyusul kegiatan nikah massal sehari sebelumnya.
Harapan agar program sosial terus berlanjut disampaikan dalam sambutan, tetapi belum disertai rincian jadwal kegiatan berikutnya.
