Semarak Agustus di Wanayasa: Cara Desa Sukadami Menyambut Cinta Tanah Air Lewat Sentuhan Kreatif Warga
PURWAKARTA, suaranews.co – Sudut-sudut hijau yang membingkai lereng Kecamatan Wanayasa kini mulai bersiap menyambut wajah baru yang lebih ceria. Menjelang momentum bersejarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81 serta Hari Jadi Purwakarta, Pemerintah Desa Sukadami bergerak cepat merajut harmoni kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui pendekatan dialogis yang hangat, Kepala Desa Sukadami, H. Nana Sumarna, mengajak seluruh warganya untuk bahu-membahu mempercantik lingkungan tempat tinggal mereka. Gerakan ini bukan sekadar rutinitas musiman, melainkan sebuah ikhtiar bersama untuk menghidupkan kembali ruang-ruang publik mulai dari jalan protokol hingga gang-gang kecil dengan kibaran warna merah-putih yang tertata rapi dan menyejukkan mata.
“Mengibarkan bendera dan memasang umbul-umbul bukan sekadar seremoni tahunan yang dipajang lalu dilupakan begitu saja. Ini adalah refleksi visual dari rasa syukur kolektif kita atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini. Mari kita tata lingkungan tempat tinggal kita dengan penuh rasa bangga dan kehormatan,” ungkap H. Nana Sumarna dengan nada optimis.
Agustus kali ini memang menyimpan makna yang mendalam dan istimewa bagi masyarakat setempat. Selain merayakan hari lahir bangsa, warga Sukadami juga tengah bersiap menyambut perayaan Hari Jadi Purwakarta ke-195 sekaligus Kabupaten Purwakarta ke-58. Dua momentum besar yang melebur menjadi satu perayaan penuh syukur.
Sentuhan Merah Putih: Menghidupkan Ruang Publik
Ajakan menghias lingkungan ini secara khusus diarahkan kepada warga yang memiliki hunian, ruko, maupun tempat usaha yang berhadapan langsung dengan poros jalan raya utama serta jalur-jalur penghubung desa. Kehadiran bendera dan umbul-umbul yang seragam di sepanjang rute ini diharapkan mampu mengubah lanskap desa menjadi lebih dinamis dan semarak.
Lebih dari sekadar mempercantik visual desa, kibaran kain dwiwarna di depan pekarangan rumah warga juga menjadi pengingat senyap akan jejak perjuangan para pendahulu. Setiap helai Merah Putih yang berkibar tertiup angin pegunungan Wanayasa membawa pesan penghormatan yang mendalam bagi pengorbanan para pahlawan bangsa.
Menjaga Tradisi Lewat Semangat #SUKADAMIBERSEKA
Menariknya, gerakan menghias desa di Sukadami tidak berdiri sebagai aksi mempercantik fisik semata. Pemerintah Desa Sukadami secara cerdas mengawinkannya dengan nilai kearifan lokal melalui kampanye gerakan #SUKADAMIBERSEKA (Bersih, Rapi, dan Memukau).
Bagi H. Nana Sumarna, keindahan ornamen kemerdekaan tidak akan lengkap tanpa kesadaran akan kebersihan lingkungan. Warga tidak hanya didorong untuk mengibarkan bendera setinggi mungkin, tetapi juga diajak untuk aktif membersihkan saluran air, merapikan tanaman pekarangan, serta menjaga kenyamanan lingkungan komunal selama masa perayaan berlangsung.
Melalui perpaduan antara kesadaran ekologis dan semangat kebersamaan ini, Desa Sukadami tidak hanya bersiap menyajikan pemandangan indah bagi setiap pelancong yang melintas, tetapi juga membuktikan betapa kokohnya fondasi gotong royong yang masih dirawat erat oleh warganya.
