Viral Minibus Nekat Seberangi Jembatan Gantung di Cianjur, Gubernur Dedi Mulyadi Langsung Sentil Bupati!
suaranews.co, CIANJUR – Sebuah video yang memperlihatkan aksi ekstrem sekaligus berbahaya dari sebuah minibus hitam mendadak viral di jagat media sosial. Bagaimana tidak, mobil berpelat nomor F 1284 TC yang mengangkut sekitar delapan penumpang tersebut nekat menyeberangi sungai deras dengan melintasi jembatan gantung yang bergoyang.
Peristiwa menegangkan ini diketahui terjadi di Kampung Batu Bodas, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam rekaman video yang beredar, tampak ketegangan luar biasa dari raut wajah pengemudi dan penumpang saat roda kendaraan perlahan menyusuri pelat baja jembatan agar tidak selip atau terperosok ke sungai.
Respons Tegas Dedi Mulyadi
Aksi nekat pengemudi tersebut langsung memicu perhatian serius dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pria yang akrab disapa KDM ini menyentil sekaligus meminta Bupati Cianjur untuk segera turun tangan.
“Buat Pak Bupati Cianjur, ini adalah perilaku warga yang harus segera diluruskan. Menggunakan jembatan yang hanya digunakan untuk motor, kemudian dilewati oleh mobil dan penumpangnya tidak diturunkan, potensi kecelakaannya sangat tinggi, rusaknya jembatan sangat cepat,” tegas Dedi Mulyadi dalam unggahannya.
Dedi juga meminta pihak pemerintah daerah segera memanggil pemilik kendaraan tersebut agar diberikan edukasi yang jelas dan tidak mengulangi perbuatan membahayakan itu di kemudian hari.
Pemkab Cianjur Cari Pemilik Kendaraan
Merespons instruksi Gubernur, pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur bergerak cepat. Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai, menegaskan pihaknya tengah menelusuri identitas pemilik minibus hitam tersebut.
“Segera kami cari tahu pemiliknya dan akan kami panggil untuk diberi pembinaan. Karena jelas jembatan gantung bukan untuk mobil. Jembatan gantung hanya menggunakan seling baja untuk penopang, sangat berbahaya jika dilalui mobil dengan beban berat,” ujar Ahmad Rifai.
Sementara itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan akan segera meninjau lokasi jembatan gantung Cikadu bersama dinas terkait guna melakukan kajian teknis.
“Memang ada kemungkinan oknum yang tidak bertanggung jawab melewati batas tonase. Kami akan menindaklanjuti dan meninjau ke lokasi,” kata Bupati Wahyu di Pendopo Cianjur.
Ia menambahkan, Pemkab Cianjur akan mengkaji kelayakan infrastruktur tersebut. Jika mobilitas warga memang tinggi, tidak menutup kemungkinan status jembatan akan dinaikkan agar nantinya bisa aman dilalui kendaraan roda empat secara resmi dan legal.
