August 2, 2026

HUT Ke-75 IBI Purwakarta, Om Zein Tegaskan Bidan Menjaga Awal Kehidupan dan Masa Depan Bangsa

6fd4c1723b7a7bbdab86d4f51181e3fa

PURWAKARTA, suaranews.co – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Purwakarta menjadi momentum untuk menegaskan kembali posisi strategis bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sekaligus mempersiapkan generasi masa depan.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menyampaikan bahwa pengabdian bidan tidak berhenti pada pendampingan persalinan.

Di balik profesi tersebut terdapat peran besar dalam memastikan setiap anak memperoleh awal kehidupan yang sehat dan penuh kasih sayang.

Peringatan HUT ke-75 IBI Kabupaten Purwakarta berlangsung di Bale Lembur Harepan, Kecamatan Pondoksalam, Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan IBI Kabupaten Purwakarta bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta.

Mengusung tema internasional “One Million More Midwives”, agenda tersebut membawa pesan mengenai kebutuhan dunia terhadap lebih dari satu juta tenaga bidan tambahan guna memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Dalam konteks Indonesia, tema itu sekaligus mengingatkan pentingnya kepemimpinan bidan dalam memberikan pelayanan berbasis hak yang menempatkan perempuan dan anak sebagai pusat perhatian.

Peran tersebut juga menjadi bagian penting dari upaya menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Ratusan Bidan Ikuti Rangkaian Peringatan

Berdasarkan laporan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, ratusan bidan mengikuti senam bersama yang mengawali rangkaian peringatan di kawasan Bale Lembur Harepan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah, pelepasan balon, pemotongan kue, doa bersama, serta donor darah yang melibatkan para bidan dan tamu undangan.

Rangkaian tersebut tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial dan kuatnya solidaritas di kalangan tenaga kesehatan.

Dalam sambutannya, Om Zein menyampaikan penghargaan kepada para bidan yang telah mendampingi perempuan sejak masa kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan kesehatan ibu dan bayi.

“Dalam diri seorang bidan ada kasih sayang yang sangat melimpah. Ada kasih sayang dan ada harapan,” ujar Om Zein.

Menurutnya, kasih sayang merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari tugas bidan ketika membantu menghadirkan kehidupan baru yang menjadi harapan sebuah keluarga.

Pendidikan Generasi Dimulai Sejak Dalam Kandungan

Om Zein menilai bidan memiliki posisi penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk risiko munculnya generasi yang kehilangan arah. Perhatian terhadap ibu dan anak sejak masa kehamilan dinilai menjadi salah satu fondasi dalam membangun generasi yang berkualitas.

Ia mengingatkan bahwa pendidikan sejati telah dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan. Karena itu, pelayanan yang tulus kepada ibu hamil diharapkan dapat menghadirkan energi positif bagi ibu maupun bayi yang dikandungnya.

Momentum HUT ke-75 IBI juga diharapkan memperkuat komitmen para bidan untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Tema “One Million More Midwives” memperlihatkan bahwa keberadaan bidan tetap menjadi kebutuhan penting dalam sistem kesehatan. Bukan hanya berkaitan dengan keselamatan persalinan, melainkan juga kesehatan ibu, tumbuh kembang anak, dan kualitas kehidupan keluarga.

Peringatan HUT ke-75 IBI Kabupaten Purwakarta menjadi refleksi atas panjangnya pengabdian para bidan sekaligus pengingat bahwa kualitas masa depan bangsa turut ditentukan sejak awal kehidupan. Penguatan kapasitas dan pemerataan tenaga bidan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang semakin berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber Foto: Diskominfo Kabupaten Purwakarta

Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co dari laporan asli berjudul “Peringati HUT IBI ke-75, Om Zein: Bidan Tak Hanya Menolong Persalinan, tetapi Menjaga Masa Depan Bangsa” yang tayang di Pemerintah Kabupaten Purwakarta⁠