Brigjen Tri Haryanto dan Kolonel Aditya Mulyadi Semarakkan Haol Ke-172 Syaikh Baing Yusuf
PURWAKARTA, suaranews.co – Peringatan Haol Ke-172 Syaikh Baing Yusuf akan digelar di Masjid Agung Baing Yusuf, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu, 2 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 hingga 11.30 WIB.
Menjelang pelaksanaannya, masyarakat turut menyemarakkan haol melalui twibbon yang dibagikan di media sosial. Dukungan juga datang dari dua perwira TNI asal Purwakarta, Brigadir Jenderal TNI (Marinir) Tri Haryanto dan Kolonel Infanteri Aditya Mulyadi.
Partisipasi kedua putra daerah tersebut dinilai menjadi warna tersendiri dalam peringatan Haol Syaikh Baing Yusuf tahun ini. Melalui unggahan twibbon, keduanya menunjukkan penghormatan kepada sosok yang dikenal sebagai Mahaguru Ulama Nusantara Abad ke-19 tersebut.
Brigjen Tri Haryanto merupakan putra daerah asal Kecamatan Jatiluhur. Ia sebelumnya menjabat Komandan Grup B Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) RI dan kini mengemban tugas sebagai Staf Ahli Tingkat II Panglima TNI.
Sementara itu, Kolonel Inf. Aditya Mulyadi berasal dari Kecamatan Purwakarta. Saat ini, ia bertugas di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebagai Analis Kebijakan Madya.
Mengenang Mata Rantai Keilmuan Ulama Nusantara
Syaikh Baing Yusuf memiliki posisi penting dalam mata rantai keilmuan ulama Nusantara. Dalam laporan yang diterima suaranews.co, Syaikh Nawawi Al-Bantani disebut pernah berguru kepada Syaikh Baing Yusuf yang bermukim di Purwakarta.
Syaikh Nawawi Al-Bantani kemudian dikenal sebagai salah satu guru dari dua tokoh besar Islam Indonesia, yakni KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, dan KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.
Peringatan haol bukan hanya menjadi momentum untuk mendoakan Syaikh Baing Yusuf, tetapi juga sarana memperkenalkan kembali perjalanan, keteladanan, dan kontribusinya dalam perkembangan syiar Islam kepada generasi muda Purwakarta.
BELPUR Apresiasi Partisipasi Putra Daerah
Pendiri BELA PURWAKARTA (BELPUR), Aa Komara, bersama Humas BELPUR, Boriel Al-Betsuni, menyambut baik partisipasi Brigjen Tri Haryanto dan Kolonel Aditya Mulyadi. Keduanya diketahui merupakan rekan seangkatan Aa Komara di SMAN 1 Purwakarta atau Smansa angkatan 1995.
Menurut Aa Komara, perhatian dari warga Purwakarta yang sedang bertugas di luar daerah memiliki arti penting untuk mendorong generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai kearifan lokal.
“Atensi dari warga Purwakarta yang berdinas di luar, seperti Brigjen Tri dan Kolonel Aditya, sangat penting untuk memotivasi generasi muda agar mencintai kearifan lokal, termasuk mengenal ketokohan Syaikh Baing Yusuf sebagai ikon syiar Islam di Purwakarta,” ujar Aa Komara.
Ia menilai rasa bangga sebagai “Urang Purwakarta” harus terus ditumbuhkan. Salah satu caranya ialah dengan mengenang dan menghormati tokoh-tokoh yang telah mengharumkan nama Purwakarta, termasuk Syaikh Baing Yusuf.
Aa Komara juga berharap para putra daerah dapat hadir langsung dalam berbagai momentum keagamaan dan kebudayaan di Purwakarta, seperti Haol Syaikh Baing Yusuf, Haol Dalem Sholawat, Haol Dalem Santri, dan Haol Mama Sempur Plered.
Selain itu, ia mengharapkan keterlibatan mereka dalam peringatan Hari Jadi Purwakarta yang diperingati setiap 20 Juli.
Jejaring Putra Purwakarta Diharapkan Menginspirasi Generasi Muda
Selain Brigjen Tri Haryanto dan Kolonel Aditya Mulyadi, terdapat sejumlah figur lain dari angkatan yang sama, di antaranya Brigjen Inf. Rudi Setiawan, Kolonel Inf. Syamsul Alam, Kolonel Inf. Ari Suseno, Kolonel Inf. Deni Eka Gustiana, Letkol TNI AU Bambang Aji Setianegara, Letkol CPM Diki Darmawan, Kombes Pol. Cepi Noval, serta Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin.
Menurut Aa Komara, rata-rata dari mereka telah melewati fase penugasan sebagai komandan distrik militer maupun kepala kepolisian resor. Jejaring komunikasi di antara para putra Purwakarta tersebut juga disebut masih terpelihara dengan baik.
Ia berharap mereka suatu saat dapat pulang kampung secara bersamaan untuk menghadiri peringatan haol, Hari Jadi Purwakarta, maupun agenda penting lain yang mengangkat nilai-nilai kepurwakartaan.
“Sosok mereka juga bisa dihadirkan sebagai motivator dalam Kelas Inspirasi bagi generasi muda Purwakarta, agar termotivasi untuk fokus mengukir prestasi serta terhindar dari pengaruh buruk maupun aktivitas negatif,” pungkas Aa Komara.
Keterlibatan Brigjen Tri Haryanto dan Kolonel Aditya Mulyadi dalam menyemarakkan Haol Ke-172 Syaikh Baing Yusuf memperlihatkan bahwa penghormatan terhadap ulama dan sejarah daerah dapat dilakukan dari berbagai tempat. Partisipasi itu sekaligus diharapkan memperkuat kebanggaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap identitas dan warisan keislaman Purwakarta.
Sumber Foto: twibbon Haol Ke-172 Syaikh Baing Yusuf/BELA PURWAKARTA (BELPUR)
Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co
