August 14, 2026

Ibu Bekerja di Arab Saudi, Anak Perempuan di Citalang Diduga Dianiaya Ayah Tiri

file_000000002f808206b5d5cf959113619d

PURWAKARTA, suaranews.co — Seorang anak perempuan di Kampung Citalang, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, diduga mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh ayah tirinya.

Ibu korban yang saat ini bekerja sebagai tenaga kerja wanita di Arab Saudi berharap anaknya segera mendapatkan perlindungan dan ditempatkan sementara di rumah aman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria berinisial A diduga melakukan kekerasan terhadap anak tirinya.

Terduga pelaku diketahui memiliki dua istri, sedangkan korban merupakan anak dari salah satu istrinya yang sedang bekerja di luar negeri.

Hingga informasi ini dipublikasikan, penyebab dan kronologi lengkap dugaan penganiayaan tersebut belum diketahui.

Persoalan yang kemungkinan terjadi di lingkungan keluarga juga masih membutuhkan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Ibu Korban Memohon Anaknya Ditempatkan di Rumah Aman

Ibu korban yang masih berada di Arab Saudi memohon agar anaknya segera mendapatkan perlindungan. Ia berharap putrinya dapat ditempatkan sementara di rumah aman untuk menjamin keselamatan dan keamanannya.

Permohonan tersebut disampaikan karena sang ibu mengaku tidak memiliki anggota keluarga maupun saudara yang dapat membantu menjaga anaknya selama dirinya masih bekerja di luar negeri.

Ia berharap anaknya mendapatkan tempat perlindungan yang layak hingga dirinya menyelesaikan kontrak kerja dan kembali ke Indonesia pada Februari 2027.

Penanganan Pihak Berwenang Sangat Diharapkan

Dugaan penganiayaan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat. Instansi berwenang diharapkan segera melakukan penjangkauan dan pemeriksaan untuk memastikan kondisi serta keselamatan anak.

Selain ditempatkan di rumah aman, anak tersebut juga diharapkan mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan psikologis sesuai hasil asesmen petugas.

Keterangan dari terduga pelaku, keluarga, masyarakat sekitar, dan pihak-pihak terkait diperlukan untuk mengungkap kronologi serta penyebab kejadian secara objektif.

Penanganan perkara harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah selama proses pemeriksaan berlangsung.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan perlindungan anak harus menjadi prioritas bersama. Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan wajah, nama, alamat lengkap, maupun informasi pribadi korban yang dapat memperburuk kondisi psikologisnya.

Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah perlindungan dan memastikan anak tersebut berada dalam lingkungan yang aman selama proses pemeriksaan berlangsung.

Sumber Foto: Ilustrasi AI suaranews.co

Sumber Informasi: Laporan warga yang dihimpun Purwakarta Update

Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co