ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
PURWAKARTA,suaranews.co – Kota Purwakarta baru saja kehilangan salah satu warganya yang semasa hidupnya aktif dalam aksi peduli kemanusiaan dan kegiatan kemasyarakatan.
Adalah Atep Heru Susela, putra ke- 2 dari 3 bersaudara dari pasangan Sobarna dan Oom Komariah. Atep wafat di usia ke- 34 tahun dan meninggalkan banyak kenangan bagi kolega koleganya di Purwakarta.
Tercatat, Atep Heru merupakan bagian dari keluarga besar BELA PURWAKARTA / BELPUR, sebuah wadah silaturahmi lintas komunitas, kelembagaan dan lintas tokoh masyarakat serta individu berprestasi dan bertalenta.
Atep yang multi-talenta dengan kompetensi menyanyi, M.C., Host serta bakat kreatifnya kerap mewarnai ragam kegiatan di Purwakarta.
Atep Heru sempat merilis single yang berjudul “Meninggalkanku”. Seolah “relate” dengan judul lagu tersebut, Atep kini telah ” Meninggalkan” keluarga, kerabat, serta rekan untuk selama-lamanya.
” Yang patut dibanggakan dan merupakan sebuah sikap teladan dari Atep Heru di luar prestasinya sebagai pemuda multi-talenta, adalah militansinya dalam giat peduli kemanusiaan, sebagaimana diketahui BELA PURWAKARTA kerap menggelar event galang dana untuk membantu warga yang terdampak musibah atau bencana baik di internal Purwakarta, lintas kota, hingga ke lintas provinsi.
Atep Heru selalu sigap dan hadir secepat kilat, tanpa perlu dikomando, tahu tahu sudah ada di lokasi dan siap untuk menyumbangkan suara merdunya untuk memeriahkan acara galang dana atau menjadi pemandu acara. Itu yang Saya kagum dari Atep ” tutur Founder Bela Purwakarta, Aa Komara.
Dalam kesempatan ini pihak Bela Purwakarta juga turut mengenang para aktivisnya yang telah wafat.
” Secara berturut turut hampir setahun sekali Kami kehilangan sahabat dalam perjuangan, dimulai dari almarhum Wahyu ketua komunitas ojol GOBERS ( Gojek Bersatu ), almarhum Suripto, ketua Asosiasi Bank Sampah ( ASOBSI ), almarhum Luki, ketua Ormas GAPSA, almarhumah Meita Affandi, founder I’M Production yang bergerak di bidang Modelling, dan yang ke- 5 ini, Atep Heru Susela.
Kami tidak akan lupa terhadap peranan dan jasa mereka sampai kapan pun, banyak kenangan terutama dalam momentum aksi peduli kemanusiaan, inshaaAllah mereka layak menjadi penghuni Syurga ” ungkap Aa Komara, Ali Novel Magad, Boriel, serta para pengelola BELPUR lainnya.
Penghormatan terhadap Atep Heru juga datang dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta diwakili Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta, Dr. Aep Durohman, S.Pd, M.Pd. dan Ketua Komite EKRAF ( Ekonomi Kreatif ) Kabupaten Purwakarta, Rhana Cahya Nugraha.
Keduanya mempublikasikan video ucapan bela sungkawa sebagai tanda apresiasi terhadap dedikasi Atep Heru Susela semasa hidupnya.
Ada ungkapan yang populer “Orang Baik selalu dipanggil Tuhan lebih dulu” namun kepergian mereka tetap menjadi kenangan. ” Gone but not Forgotten”.
