Mahasiswa Universitas Kartamulia Mulai KKN di Desa Sukamulya, Siap Berkolaborasi Bangun Potensi Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat
PURWAKARTA, suaranews.co – Sebanyak 21 mahasiswa Universitas Kartamulia resmi memulai kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta. Kehadiran mereka menjadi langkah awal kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi lokal.
Selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 Agustus 2026, para mahasiswa akan menjalankan sejumlah program yang menyentuh bidang pemberdayaan masyarakat, administrasi desa, pendidikan, pendampingan UMKM, teknologi informasi, hingga pengembangan potensi wisata.
Kedatangan mahasiswa Universitas Kartamulia disambut langsung oleh Pemerintah Desa Sukamulya di kantor desa. Penyambutan tersebut menjadi momentum perkenalan sekaligus pembahasan awal mengenai kebutuhan masyarakat dan potensi yang dapat dikembangkan melalui program KKN.
Sebanyak 21 mahasiswa tersebut terdiri atas 13 mahasiswa laki-laki dan delapan mahasiswa perempuan dari berbagai program studi.
Selama berada di Desa Sukamulya, mereka akan menempati dua posko terpisah yang telah disiapkan, masing-masing untuk mahasiswa laki-laki dan perempuan.
Pemerintah Desa Harapkan Kolaborasi yang Berdampak
Kepala Desa Sukamulya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Kartamulia yang memilih wilayahnya sebagai salah satu lokasi pengabdian mahasiswa.
Ia berharap kehadiran para mahasiswa tidak hanya sebatas menjalankan agenda akademik, tetapi juga dapat menghadirkan gagasan dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada mahasiswa Universitas Kartamulia yang sudah hadir di desa kami. Mohon maaf apabila penyambutan kami masih sederhana. Beginilah kondisi desa kami, namun kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa dapat bersinergi bersama pemerintah desa dan masyarakat sehingga memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Sukamulya,” ujarnya.
Selain memperkenalkan kondisi sosial masyarakat, kepala desa turut memaparkan sejumlah potensi alam yang dimiliki Desa Sukamulya.
Dua di antaranya adalah Gunung Parang dan Gunung Bongkok yang dikenal sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Purwakarta.
Gunung Parang memiliki daya tarik berupa tebing batu andesit yang dimanfaatkan untuk kegiatan panjat tebing, via ferrata, dan wisata petualangan.
Sementara itu, Gunung Bongkok menawarkan jalur pendakian, panorama pegunungan, serta pemandangan Waduk Jatiluhur yang menarik bagi wisatawan dan pecinta alam.
Keberadaan dua destinasi tersebut dinilai membuka peluang pengembangan sektor pariwisata yang dapat melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, pemerintah desa, dan kalangan akademik.
Mahasiswa Didorong Menjadi Agen Perubahan
Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Dr. Jeki Purnama Putra, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan KKN merupakan ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami persoalan dan kebutuhan warga sebelum merancang program kerja.
Pendekatan kolaboratif diperlukan agar kegiatan yang dijalankan dapat memberikan manfaat dan diteruskan setelah masa KKN selesai.
“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan melalui program-program yang bermanfaat. Kami berharap selama satu bulan ke depan mahasiswa dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa, menggali potensi yang dimiliki Desa Sukamulya, serta memberikan kontribusi nyata sesuai disiplin ilmu masing-masing,” ungkapnya.
Koordinator Desa KKN Universitas Kartamulia, Anggraena, mengatakan seluruh peserta siap menjalankan pengabdian selama satu bulan penuh.
Program yang disiapkan akan diarahkan pada kebutuhan masyarakat dan hasil pemetaan awal bersama pemerintah desa.
Bidang yang menjadi perhatian antara lain penguatan administrasi pemerintahan desa, edukasi masyarakat, pemberdayaan ekonomi, pendampingan UMKM, pemanfaatan teknologi informasi, serta promosi potensi wisata Desa Sukamulya.
“Kami siap mengabdi selama satu bulan penuh, mulai tanggal 1 hingga 30 Agustus. Kami berharap kehadiran kami tidak hanya menjadi pelaksanaan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sukamulya. Kami juga ingin belajar langsung dari masyarakat tentang kehidupan desa sekaligus bersama-sama membangun potensi yang dimiliki desa ini,” ujar Anggraena.
Pelaksanaan KKN Universitas Kartamulia di Desa Sukamulya diharapkan menjadi awal terciptanya inovasi dan program berkelanjutan.
Kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pelayanan desa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memberdayakan pelaku usaha lokal, serta memperluas pengembangan pariwisata di Kecamatan Tegalwaru.
Sumber Foto: Dokumentasi KKN Universitas Kartamulia di Desa Sukamulya
Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co dari laporan kegiatan “Mahasiswa Universitas Kartamulia Mulai KKN di Desa Sukamulya, Siap Berkolaborasi Bangun Potensi Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat” yang bersumber dari dokumentasi kegiatan KKN Universitas Kartamulia.
