Mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Kunjungi SDN Galumpit, Kondisi Halaman Berdebu Jadi Perhatian
PURWAKARTA, suaranews.co – Sebanyak 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kartamulia Purwakarta yang ditempatkan di Desa Galumpit mengunjungi UPTD SD Negeri Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan KKN yang berlangsung selama satu bulan penuh pada Agustus 2026.
Selain melihat aktivitas pendidikan, para mahasiswa turut mengamati kondisi lingkungan dan sejumlah fasilitas sekolah.
Mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Purwakarta hadir di Desa Galumpit untuk menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama Agustus 2026.
Kelompok KKN yang beranggotakan 20 mahasiswa tersebut akan melaksanakan sejumlah program bersama pemerintah desa, masyarakat, dan sejumlah lembaga yang berada di wilayah Desa Galumpit.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah UPTD SD Negeri Galumpit. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa melihat langsung aktivitas siswa serta kondisi lingkungan sekolah, termasuk lapangan upacara, lapangan voli, kebun sekolah, dan fasilitas luar ruangan lainnya.
Siswa Tetap Aktif di Tengah Musim Kemarau
Berdasarkan dokumentasi suaranews.co, sejumlah siswa terlihat mengenakan seragam olahraga berwarna biru dan merah serta mengikuti kegiatan bersama di halaman sekolah.
Para siswa tampak antusias berlari dan beraktivitas. Namun, kondisi cuaca yang sedang memasuki musim kemarau menyebabkan sebagian lapangan upacara dan lapangan voli terlihat sedikit berdebu ketika digunakan.
Guru Kelas UPTD SD Negeri Galumpit, Nenden Sri Damayanti, S.Pd., menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh cuaca panas dan minimnya curah hujan selama musim kemarau.
“Untuk kondisi saat ini, lapangan upacara dan lapangan voli sedikit berdebu karena faktor cuaca yang sedang musim kemarau. Tanaman di kebun sekolah juga tidak tumbuh subur karena kekurangan air,” ujar Nenden kepada suaranews.co.
Menurutnya, debu yang muncul saat lapangan digunakan sedikit memengaruhi kenyamanan kegiatan siswa.
Meskipun demikian, aktivitas belajar, olahraga, dan kegiatan sekolah tetap berjalan.
Pihak Sekolah Rencanakan Pemasangan Paving Block
Nenden menerangkan bahwa sebelumnya sebagian lapangan upacara dan area parkir sekolah telah menggunakan lantai semen. Namun, seiring berjalannya waktu, permukaan tersebut mulai mengalami kerusakan dan pelapukan karena usia.
Pihak sekolah telah merencanakan penataan kembali halaman, salah satunya melalui pemasangan paving block.
Penataan tersebut diharapkan dapat mengurangi munculnya debu saat musim kemarau sekaligus mencegah halaman menjadi becek ketika musim hujan.
“Sebelumnya lapangan upacara dan lapangan parkir sudah diplester atau menggunakan lantai semen. Karena sudah lama dan lapuk dimakan usia, ke depannya kami berencana memasang paving block agar tidak becek saat musim hujan dan tidak berdebu saat musim kemarau,” katanya.
Ia menambahkan, penataan lingkungan sekolah tidak dapat dilakukan secara bersamaan karena luas wilayah UPTD SD Negeri Galumpit cukup besar.
Pekerjaan perbaikan fasilitas harus dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.
“Sudah direncanakan. Karena wilayah sekolah kami luas, penataan dilakukan secara bertahap dan tidak bisa dilaksanakan secara serentak karena harus disesuaikan dengan anggaran,” jelasnya.
Perbaikan Sarana dan Prasarana Dilakukan Bertahap
Pihak sekolah menyampaikan bahwa perbaikan sarana dan prasarana terus dilakukan setiap tahun berdasarkan kebutuhan serta skala prioritas.
Menurut Nenden, penataan lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya menciptakan fasilitas pendidikan yang semakin nyaman dan mendukung aktivitas siswa.
“Setiap tahun ada perbaikan sarana dan prasarana. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kondisi halaman yang terlihat berdebu bukan disebabkan oleh tidak adanya perhatian dari pihak sekolah, melainkan dipengaruhi musim kemarau serta proses penataan fasilitas yang dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Sambut Baik Kehadiran Mahasiswa KKN
Pihak UPTD SD Negeri Galumpit juga menyambut baik kunjungan mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Purwakarta.
Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah, terutama dalam pelaksanaan kegiatan edukasi, lingkungan, dan pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
“Kami menerima dengan baik atas kedatangan mahasiswa KKN Universitas Kartamulia,” kata Nenden.
Selama satu bulan berada di Desa Galumpit, mahasiswa diharapkan dapat membangun kerja sama dengan sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat serta dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kunjungan 20 mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Purwakarta ke UPTD SD Negeri Galumpit tidak hanya memperlihatkan semangat para siswa dalam menjalani aktivitas sekolah, tetapi juga membuka ruang untuk memahami kondisi serta kebutuhan fasilitas pendidikan secara lebih utuh.
Pihak sekolah telah merencanakan penataan halaman melalui pemasangan paving block dan perbaikan sarana secara bertahap. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, nyaman, dan mendukung kegiatan siswa pada musim kemarau maupun musim hujan.
Narasumber: Nenden Sri Damayanti, S.Pd., Guru Kelas UPTD SD Negeri Galumpit
Sumber Foto: Dokumentasi KKN Desa Galumpit Universitas Kartamulia Purwakarta
Referensi/Sitasi: Artikel ini disusun secara editorial oleh suaranews.co berdasarkan hasil pengamatan langsung dan konfirmasi kepada pihak UPTD SD Negeri Galumpit.
