July 16, 2026

Sinergi Jaga Kamtibmas: Kesbangpol Purwakarta Gelar Bimtek Ormas, Hadirkan Kabag Ren Polres Purwakarta Dr. Iwan Rasiwan Sebagai Narasumber

IMG-20260716-WA0009

PURWAKARTA, suaranews.co – Dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Organisasi Kemasyarakatan Tahun Anggaran 2026. Acara strategis ini dilangsungkan di Aula Badan Kesbangpol Kabupaten Purwakarta pada Kamis, 16 Juli 2026.

Sebagai langkah konkret membangun sinergi lintas sektor, pihak kepolisian merespons cepat permohonan narasumber dari Kesbangpol melalui surat dinas bernomor 000.1.5/1723/Kesbangpol/VII/2026. Kapolres Purwakarta memberikan disposisi resmi kepada Kabag Perencanaan (Kabag Ren) Polres Purwakarta, Kompol Dr. Iwan Rasiwan, SH., MH, untuk hadir dan memberikan materi langsung di hadapan puluhan perwakilan organisasi kemasyarakatan yang hadir.

Ormas Sebagai Mitra Strategis dan Infrastruktur Politik

Dalam paparannya yang bertajuk “Peran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dalam Menjaga Kamtibmas”, Dr. Iwan Rasiwan menekankan bahwa ormas merupakan bagian integral dari infrastruktur politik Indonesia. Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2013, ormas dibentuk secara sukarela atas kesamaan tujuan demi berpartisipasi dalam pembangunan nasional.

“Ormas bukan sekadar perkumpulan, melainkan mitra strategis pemerintah, Polri, dan TNI. Kamtibmas yang kondusif adalah fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Dr. Iwan Rasiwan, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Kartamulia Purwakarta sekaligus akademisi peraih Jabatan Fungsional Lektor.

Fungsi Krusial dan Tantangan Ormas di Lapangan

Perwira menengah Polri yang telah melahirkan berbagai publikasi buku dan jurnal hukum pidana ini memetakan empat fungsi utama ormas dalam menjaga keamanan:

Pencegahan Konflik Sosial: Mengedepankan dialog konstruktif dan musyawarah mufakat.

Penolakan Provokasi: Menolak segala bentuk kekerasan yang memecah belah persatuan.

Jembatan Komunikasi: Menjadi penghubung deteksi dini gangguan keamanan antara warga dan aparat.

Penggerak Gotong Royong: Menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan.

Kendati demikian, Dr. Iwan tidak menampik adanya tantangan nyata di lapangan di mana terdapat oknum ormas yang tidak terawasi dan terlibat aksi intoleransi serta premanisme. Oleh karena itu, pengawasan ketat berdasarkan Permendagri No. 56 Tahun 2017 oleh Kesbangpol serta pembentukan Satgas Terpadu menjadi kunci agar tindakan menyimpang dapat ditekan dengan sanksi tegas hingga pembubaran.

Daftar Ormas Peserta Bimtek

Kegiatan bimtek ini diikuti oleh berbagai elemen organisasi kemasyarakatan di Purwakarta yang masing-masing mengirimkan delegasinya guna menyamakan persepsi, di antaranya:

  • Himpunan Masyarakat Nias (Munjul Jaya)
  • Gerakan Aliansi Ojol Purwakarta (Nagri Tengah)
  • Lembaga Lanjut Usia Indonesia (Purwamekar)
  • Moonraker (Sindangkasih)
  • Yayasan Satu Rasa Istimewa (Ciseureuh)
  • Asosiasi Komite Satuan Pendidikan Se-Indonesia (Nagrikaler)
  • Gerakan Peduli Masyarakat Purwakarta Istimewa (Lebak Anyar)
  • Brigade 08 (Tegal Munjul)
  • Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (Ciseureuh)
  • Paron Jalak Banten (Nagrikaler)

Komitmen Bersama untuk Purwakarta Kondusif

Di akhir sesi yang ditutup dengan diskusi interaktif dan tanya jawab, ditekankan kembali bahwa peran kepala daerah bersama jajaran Forkopimda memiliki posisi sentral dalam membina ormas secara seimbang antara pembinaan konstruktif dan penegakan hukum yang tegas.

Bimtek ini membuahkan komitmen bersama: Ormas di Purwakarta siap menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini dan mengawal toleransi demi terwujudnya masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.