July 23, 2026

Fokus Jalani Pengobatan Jantung di Luar Negeri, Kepala BGN Mengundurkan Diri dan Bakal Pimpin Dewan Pengawas

01K8SFADQYC6AZ8J0PR80JCNNG

suaranews.co – Kabar mengejutkan datang dari pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya guna berfokus menjalani perawatan medis penanganan penyakit jantung di luar negeri mulai Rabu (22/7). Langkah ini diambil demi memprioritaskan pemulihan kesehatan dirinya secara menyeluruh.

Kendati melepas posisi struktural puncak, komitmennya dalam mengawal lembaga tersebut tetap berlanjut.

Presiden telah menyetujui pengunduran diri tersebut sekaligus mengarahkan pembentukan Dewan Pengawas BGN, di mana beliau diproyeksikan untuk memimpin organ pengawasan tersebut.

Keputusan mundur dari jabatan Kepala BGN diambil dengan pertimbangan matang mengenai kondisi kesehatan fisik.

Rencana keberangkatan untuk menjalani pengobatan di luar negeri yang dijadwalkan pada Rabu (22/7) tersebut merupakan bagian dari ikhtiar medis untuk mendapatkan pertimbangan medis kedua (second opinion).

Ikhtiar Second Opinion dan Respon Presiden

Langkah pengobatan ke luar negeri ini ditegaskan bukan karena ketidakpercayaan terhadap kapabilitas dokter maupun fasilitas medis di dalam negeri.

Keputusan tersebut murni didasari rekomendasi dari rekan sejawat untuk mencari penanganan optimal terkait gangguan jantung yang dialaminya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BGN saat menyampaikan permohonan pamit dan pengunduran diri kepada Presiden.

Merespons permohonan tersebut, Presiden menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas kondisi kesehatan yang dialami.

Presiden secara resmi menyetujui pengunduran diri tersebut, namun tetap meminta agar pengawasan terhadap perjalanan dan program-program BGN terus dilakukan.

Proyeksi Peran Baru di Dewan Pengawas

Sebagai bentuk keberlanjutan pengawasan, Presiden berencana membentuk Dewan Pengawas BGN.

Dalam struktur baru tersebut, mantan Kepala BGN dialokasikan untuk menduduki posisi Ketua Dewan Pengawas.

Peran ini dinilai tepat agar pemikiran serta pengawasan strategis tetap berjalan tanpa membebani tugas operasional harian dan pengelolaan anggaran langsung.

Langkah transisi kepemimpinan ini diharapkan menjaga keberlangsungan tata kelola lembaga secara efisien dan akuntabel, sembari memastikan proses pemulihan kesehatan dapat berlangsung secara maksimal.

Pengunduran diri Kepala BGN menandai babak baru dalam tata kelola Badan Gizi Nasional.

Dengan dibentuknya Dewan Pengawas, pengawasan terhadap program strategis BGN dipastikan tetap berjalan secara objektif dan optimal, sembari mendoakan kesembuhan total bagi beliau.

Sumber Foto: Badan Gizi Nasional

Referensi/Sitasi: Artikel ini diolah secara editorial oleh suaranews.co dari laporan asli pernyataan resmi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).